Palangka Raya, 17 Mei 2026 — Kontingen Kota Palangka Raya mengikuti Karnaval Budaya Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026, yang menjadi bagian dari pembukaan festival tahunan Kalimantan Tengah. Mengusung tema Culture for Dignity, kontingen menampilkan fragmen teatrikal dan berbagai unsur budaya Dayak.
Kontingen dipimpin Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, S.E. dan Ketua TP-PKK Kota Palangka Raya Avina Fairid Naparin, serta Wakil Wali Kota Ir. Achmad Zaini, M.P. dan Merty Ilona Achmad Zaini. Sebanyak 133 peserta mengikuti 12 lomba pada gelaran tersebut.
Fragmen teatrikal Manajah Antang Lewu Gadung Batu
Salah satu sajian utama adalah fragmen teatrikal Manajah Antang Lewu Gadung Batu, yang menggambarkan permohonan petunjuk leluhur melalui sosok Burung Antang. Kisah tersebut mengangkat Palangka Raya sebagai Lewu Gadung Batu—kota yang bermartabat, kokoh, dan abadi—serta nilai-nilai budaya yang menyertai perjalanan kota ini.
Visualisasi budaya Dayak
Kontingen menampilkan miniatur rumah Betang sebagai simbol identitas Dayak dan kebersamaan. Busana karnaval serta atraksi tari menggambarkan alam dan budaya Kalimantan Tengah. Empat maskot Burung Enggang turut memperkuat identitas budaya yang diusung.
Seluruh unsur penampilan dirancang untuk memperkenalkan kearifan lokal, selaras dengan semangat “Palangka Raya Semakin Keren” dan motto “Isen Mulang” yang berarti maju terus pantang mundur. Antusiasme penonton di sepanjang rute karnaval menyambut penampilan kontingen.
Sumber: Dewan Kesenian Palangka Raya. Diterbitkan 17 Mei 2026.